Philophobia, gara-gara baca buku Tessa Intanya yang judulnya Philophobia gue baru tau artinya apa.
Wah gokil, temen gue, Almas transferin gue pulsa Rp 10.000 hahaha makasih banyak sob...
Okay back to bussiness..
phi.lo.pho.bia /. takut merasakan cinta atau jatuh cinta (fear of being in love or falling in love)
Ceritanya too good to be true buat kehidupan gue, dia akhirnya jadian sama sahabatnya. Hmm... Itu dia yang selama ini selalu jadi perfect ending di novel novel yang gue baca, kayanya abis ini gue akan baca novel tentang pembunuhan aja, jadi gue enggak terlalu ngarep lah yauw.
Kalo kata temen gue dan Efek Rumah Kaca, emang dasar kita melayu lagu cinta melulu hahahaha... Emang iya sih, kalo single dikit rasanya enggak betahan, kayanya enggak ada yang merhatiin. Guys, don't you ever realized you'll always had your parents who loved you more than anything and your friends who always had shoulders to cry on, all you had to do is stand back to your feet dan milih, bahu temen lo sebelah mana yang mau lo tangisin, kanan apa kiri.
And trust me, semua kejadian yang kita alamin, either bitter or sweet, or even bittersweet semuanya itu pembelajaran hidup sob! Kalo emang itu bitter, elo pelajarin letak kesalahan lo, jadi elo enggak jatoh di lobang yang sama dua kali, kalo emang itu sweet, well, berarti rumus lo itu akan berguna di masa depan cing! :)
Hari ini harusnya gue nangis-nangis darah curhat sama temen gue, kalo perlu ambil piso sok sok mau bunuh diri tapi begitu tinggal semili nyampe kulit rasanya sayang juga sama idup, tapi well, semuanya udah lewat cing! Tuhan nyiptain manusia bermilyar-milyar masa elo enggak dapet juga yakan? Hahaha, kalo emang menurut lo semua cowo udah enggak mungkin, elo tinggal ke Afrika atau daerah yang terpencil, cari cowo lagi, masa enggak ada ber quality bagus? Ya ga?




Tidak ada komentar:
Posting Komentar